Detik jam, menunjukan waktu terus bergerak. Di tengah pandemi, banyak orang yang mengalami krisis identitas dan budaya. Seolah badai, pandemi ini terus menerjang segala aspek, mulai dari ekonomi, kesehatan, budaya hingga karakter seseorang. Jika anda tahu, kejadian pandemi tidak hanya kali ini. Ada pandemi tersembunyi, yang sudah terjadi 1 abad terakhir, yang sampai sekarang belum ada vaksinya. Itu adalah, HIV ( Human Immunodeficiency Virus ) pathogen jenis retrovirus penyebab penyakit AIDS. Penyakit yang sudah ada bahkan sebelum jaman kolonial. Wabah yang secara diam – diam, menjangkiti seluruh dunia. Silent killer yang bahkan bisa ditularkan ke keturunan. Wabah yang sangat sulit ditemukan vaksinya karena virus ini gampang bermutasi. Hanya ada obat untuk mengurangi efek kerusakan akibat virus. Penyakit yang menggerogoti seseorang dengan perlahan. Membunuh mereka dengan sadisnya, bahkan dengan mudah menular ke orang – orang yang mereka sayangi, terutama istri/ suami dan anak, melalui ...
Akhir - akhir ini kalian pasti sering mendengar istilah epidemiology dan epidemi. Epidemiology merupakan ilmu yang mempelajari penyebaran penyakit pada suatu populasi. Sementara epidemi adalah pola penyebaran penyakit di suatu wilayah atau negara. Sobat sains, tentu pernah mendengar istilah endemik, pandemi. Endemik adalah penyakit/vitulen yang hanya menyebar di daerah tertentu. Sementara pandemi adalah penyakit yang hampir menyebar di seluruh penjuru bumi. Ada bebrapa jenis penyakit yang bersifat endemik, misalnya Ebola, dan penyakit tidur Tze Tze. Sementara penyakit yang bersifat pandemi adalah SARS, MERS, HIV/AIDS, dan yang terbaru, COVID19. Ada beberapa faktor yang menentukan suatu penyakit bisa menjadi pandemi atau hanya endemik. 1. Pola penyebaran. Mengetahui pola penyebaran sangat enting, karena kita dapat memprediksi perkembangan sebaran virus dalam waktu tertentu. Misalnya virus yang menular melalui kontak antar manusia akan lebih mudah menular dibandingkan deng...