Akhir - akhir ini kalian pasti sering mendengar istilah epidemiology dan epidemi. Epidemiology merupakan ilmu yang mempelajari penyebaran penyakit pada suatu populasi. Sementara epidemi adalah pola penyebaran penyakit di suatu wilayah atau negara. Sobat sains, tentu pernah mendengar istilah endemik, pandemi. Endemik adalah penyakit/vitulen yang hanya menyebar di daerah tertentu. Sementara pandemi adalah penyakit yang hampir menyebar di seluruh penjuru bumi. Ada bebrapa jenis penyakit yang bersifat endemik, misalnya Ebola, dan penyakit tidur Tze Tze. Sementara penyakit yang bersifat pandemi adalah SARS, MERS, HIV/AIDS, dan yang terbaru, COVID19.
Ada beberapa faktor yang menentukan suatu penyakit bisa menjadi pandemi atau hanya endemik.

1. Pola penyebaran. Mengetahui pola penyebaran sangat enting, karena kita dapat memprediksi perkembangan sebaran virus dalam waktu tertentu. Misalnya virus yang menular melalui kontak antar manusia akan lebih mudah menular dibandingkan dengan virus yang menular dari agent (hewan) dengan manuasia. Virus yang menyebar melalui udara akan lebih menular dibandingkan melalui darah.
2. Agent pembawa. Agent pembawa juga menentukan virus dapat menjadi pandemi atau endemik. Misalnya, penyakt tidur Tze - tze bersifat endemik karena agent pembawanya adalah lalat tze-tze yang hanya hidup di Afrika.
3. Pola inkubasi. Masing - masing virulen memiliki masa inkubasi khusus. Virus yang memiliki masa inkubsasi yang mengakibatkan penderita tidak bisa melakukan mobilitas tinga lebih sulit menyebar dibandinkan virus yang memiliki masa silent carrier yang penderitanya masih bisa beraktifitas normal, namun bisa menularkan virus dengan orang disekitanya.
4. Lingkungan. Beberapa bakteri dan virus memiliki siat thermolabil sehingga tidak mampu bertahan disuhu tertentu. Virus juga biasanya tidak tahan dengan kuantitas UV yang tinggi, ini sebabanya ada beberapa virus yang tidak dapat hidup di lingkungan tropis. Mungkin sobat bertanya, mengapa di kutub utara atau selatan jaransig ada infeksi penyakit?
Hal ini dikarenakan suhu yang sangat dingin menyebabkan virus menjadi inaktif, sehingga menekan penularan virus.
Semoga dapat membantu
BalasHapus